
Awalnya dari sebuah percakapan kecil with my lil bro yang bernama salwa (wawa).
wawa: teh, hari kamis nanti mau ngasih apa ke ibu?
me: ngasih apa? emang buat apa gitu?
wawa: kan hari ibu ai teh dika...
me: oohh..
Setelah berdialog singkat dengan adik saya itu, saya langsung berpikir keras tentang yang di katakan. Hari ibu ya? ko asa cepet..udah hari ibu lagi...kira-kira ngasih apa yaa... Teruslah saya berpikir, hingga menyebabkan saya teringat akan kesalahan-kesalahan saya kepada ibu tercinta. Gak perlulah saya sebutin kesalahan apa aja yang udah saya perbuat. Sampai setelah merenung tentang kesalahan saya kepada ibu, akhirnya saya pasang statuslah di Facebook. "Terimakasih ibu.. maaf dika nakal -_-" datenglah komen-komen dari sahabat-sahabat saya. Mungkin kata 'nakal' itu yang menyebabkan penasaran atau entah pengen ngeramein aja..(hehe :D)
Setelah asyik berkomen ria, akhirnya saya mencoba menghilangkan rasa keganjilan saya terhadap perkataan adik saya, yaitu tentang hari ibu tea.
me: oy, hari kamis teh hari ibu?
sohib: hari ibu? hari ibu mah tanggal 22 desember..
me: heh? seriusss.. (nahh mulai kejawab deh keganjilan saya)
sohib: iya...
me:kata c wawa (adik saya itu), kamis hari ibu... (saya ceritakanlah pada mereka tentang dialog itu
sohib: hahaa emang hari ibu sih, ibu kartini..tapi bukan kamis, besok tanggal 21 April.
Wanjee....kena deh saya perangkap jailnya si wawa. Dasar budak leutik. Padahal saya udah ngerenungin tentang kesalahan saya ke ibu. Udah mau minta maaf, udah mau ngasih kado..wah macem-macem deh..haha oke! pelajaran yang bisa di ambil adalah, ternyata saya haru menghapal hari-hari nasional..biar gak kena tipu lagi ama adik saya itu... :D
Hmm..tapi gak ada salahnya dong kalo kita mengingat kesalahan-kesalahan kita terhadap orang tua. Tapi, disini saya gak akan bilang ah kesalahan apa aja yang udah diperbuat. Bukannya malu, tapi gak bakalan abis nulisnya, karna saking banyaknya..heheh
Seorang wanita berumur 49 tahun. Berparas cantik, khas kembang desa dari kawasan Serang, Banten. Memiliki jiwa pemberani dan penyabar. Pemberani, tetapi hati selembut sutera. Seseorang yang tegar, akan semua masalahnya. Beliau seorang guru les bagi kami. Mengajarkan pelajaran dengan baik sehingga kami bisa mengerti. Seorang koki yang handal. Bisa membuat segala macam jenis makanan. Seorang perawat yang baik hati. Merawat kita ketika sakit, sungguh membuat diri ini tenang. Seorang psikolog. Pendengar masalah dan pemberi solusi yang baik. Seseorang yang sangat humoris. Sering beliau membuat kami tertawa, tetapi itu tidak menjadikannya hilangnya rasa hormat kepada beliau. Dan satu kata terakhir, beliau orang yang sangat tegar. Dialah seseorang yang selalu memberikanku cahaya, selalu menyemangatiku, selalu membuatku menjadi seseorang yang tegar dan pantang menyerah dari pertolongan Alloh. Dialah wanita yang selalu ada didalam hatiku, doaku, dan ingatanku. Fatimah Az-zahra... ia adalah ibuku. Ibu yang sangat aku banggakan. Terima kasih ibu, maaf bila sampai saat ini, aku belumbisa membuatmu bahagia dan bangga akan diriku. Tapi, diri ini tidak akan berhenti untuk selalu berusaha agar membuatmu bangga dan bahagia. Terima kasih atas doa yang selalu engkau panjatkan bagiku ibu. Kau memang hebat ! Kau memang wanita yang hebat ! I Love You ibu....:)
"Because in each of in my days, all interesting to write ... "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar