Selalu begini. Ada titik dimana aku merasa jenuh menjalani semua aktifitasku.
Salahku. Ya memang salahku.
Salahku yang tak bisa membuat hidupku lebih menarik untuk dijalani.
Bukannya smerawut seperti ini.
Apa hanya aku? Apa hanya aku yang slalu berada pada titik jenuh dalam kehidupan?
Apa karna imanku yang semakin hari semakin menurun.
Menyebabkan kualitas hidup rendah.
Tuhan, maafkan aku.
Tuhan, buat hidupku menarik.
Tuhan, penuhi inginku.
Tuhan, jika seperti ini terus, bolehkah ku minta mati saja?
Tuhan, aku kurang bersyukur ya?
Tuhan, aku ingin jadi orang baik.
Tuhan, aku yang kini apa ada pengaruhnya dari aku yang dulu?
Tuhan, buat aku tenang.
Tuhan, teruslah dihatiku.
3 komentar:
Cayo bu SUSTER... :D
eh suster atanapi dokternya... hehe pis ah
ihhh iam pisan ka ieu mh . hikz :(
Posting Komentar